Hal. Utama      Peta Situs      Kontak   
Dirgahayu Satuan Polisi Pamong Praja Ke-64 dan Satuan Perlindungan Masyarakat Ke-52
 Jumat, 25 Apr 2014 
  Username
  Password
 

      Menu Utama
  ::  Tentang Satpol PP
  ::  Instansi
  ::  Layanan
  ::  Pejabat


      Informasi
  ::  Berita
  ::  Agenda
  ::  Sorotan Kita
  ::  Info Multimedia
  ::  Arsip
  ::  Data Statistik


      Ragam
  ::  Link Terkait
  ::  Galeri Foto
  ::  Polling
  ::  Forum
  ::  Buku Tamu
  ::  Daftar Istilah



Pilih Bahasa >>
   

LOGIN
 
 
Senin, 19 Januari 2009
Citra Satpol PP Harus Diperbaiki

CIBEUREUM,(GM)- Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat, Akhmad Drajat yang akrab disapa Aa Boxer, memandang citra Satpol PP di mata masyarakat harus diperbaiki. Selama ini, citra yang melekat adalah sebagai lembaga yang selalu bertindak represif.

"Wajar jika masyarakat berpandangan demikian, karena tugas yang diembankan kepada Satpol PP sudah salah kaprah. Saking buruknya citra di mata masyarakat, ada yang menerjemahkan kepanjangan Satpol PP dengan sebutan satuan polisi punta penta," kata Aa Boxer di sela-sela rapat Koordinasi Petugas Trantibum dan Tranmas Kab. Bandung Barat, di Hotel Endah Parahyangan, Jalan Raya Cibeureum, Rabu (17/12).

Menurutnya, penegakan peraturan daerah (perda) tidak hanya dibebankan kepada Satpol PP, tapi juga pada instansi lain (SKPD) sebagai penguasa aturan. Selama ini ada anggapan bahwa yang harus mengambil langkah penegakan itu adalah Satpol PP.

"Sebelum terjadi pelanggaran perda, mestinya instansi lain selaku pemegang perda yang mengamankannya. Jangan dibiarkan sampai mencuat ke permukaan dan minta Satpol PP untuk mengambil tindakan," ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan Bupati Bandung Barat, Abubakar yang mengatakan, tugas Satpol PP tidak seperti lembaga pemadam kebakaran. Artinya, setelah terjadi pelanggaran perda, Satpol PP diturunkan untuk menanganinya.

"Jangan seperti tugas pemadam kebakaran, manakala terjadi kebakaran baru turun memadamkannya. Satpol PP tidak bisa bergerak sendiri, tapi harus mendapat dukungan dari instansi lain. Paradigma yang melekat dari represif harus diubah menjadi preventif. Satpol PP harus memegang filosofi jangan memandang rakyat seperti musuh," kata Abubakar.

Kepala Satpol PP Kab. Bandung Barat, Wahyu Diguna mengatakan, dalam melaksanakan tugas pokok, yaitu memelihara ketenteraman dan ketertiban umum, diperlukan berbagai upaya pendekatan melalui program dan kegiatan, baik yang bersifat internal maupun eksternal.

"Salah satu bentuk pendekatan adalah kegiatan bersifat internal untuk peningkatan kemampuan aparat yang memiliki integritas, kapabilitas, dan profesionalisme dalam tugas-tugas pemeliharaan ketertiban dan ketenteraman umum, melalui rapat koordinasi petugas trantibum dan tranmas," katanya. (B.104)**

:
  • Distrantib Indramayu Gelar Safari Trantibum
  • Diobrak, PKL Tusuk Pol PP
  • Pemkot Bongkar "Air Ganesha"
  • Polisi Ciduk 25 Pemalak Liar
  • Tertibkan Reklame dan Tempat Hiburan

    Sumber  : Galamedia.com
    Penulis  : Admin
    File  : ---
    Telah Dibaca  : 769 Kali

  •   >> Ke Indeks Berita 
    Website Resmi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat © 2013